Pemkot Samarinda Perkuat Kolaborasi dengan TNI-Polri Antisipasi Karhutla Akibat El Nino, Warga Diminta Waspada

Pemkot Samarinda Perkuat Kolaborasi dengan TNI-Polri Antisipasi Karhutla Akibat El Nino, Warga Diminta Waspada
Wakil Wali Kota Samarinda menegaskan kesiapsiagaan seluruh elemen menjadi kunci utama meminimalkan risiko karhutla.

SAMARINDA — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur memasuki fase kritis seiring datangnya fenomena El Nino. Pemerintah Kota Samarinda merespons dengan membangun sinergi ketat bersama aparat keamanan, memastikan deteksi dini titik api bisa dilakukan sebelum api membesar.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat. Ia menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari tingkat bawah, melibatkan kelurahan hingga RT/RW.

"Kesiapsiagaan seluruh elemen merupakan kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana," kata Saefuddin usai mengikuti Rapat Koordinasi Upaya Pencegahan Karhutla dan Antisipasi Fenomena El Nino yang digelar oleh Polda Kaltim.

Kapolda Kaltim: Penanganan Karhutla Butuh Komitmen Kolektif

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengingatkan bahwa ancaman karhutla harus direspons secara serius dan cepat. Ia menegaskan beban penanganan tidak bisa diserahkan kepada satu instansi saja.

"Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak tanpa terkecuali," tegas Irjen Pol Endar.

Senada dengan itu, Pangdam VI/Mulawarman yang diwakili Kasdam Brigjen TNI Andy Setyawan memberikan apresiasi atas inisiasi rapat koordinasi ini. Menurutnya, soliditas antarunsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi modal utama di lapangan.

Gubernur Kaltim Ingatkan Dampak Fatal Kabut Asap bagi Warga

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, mengingatkan seluruh kepala daerah agar memberikan perhatian khusus terhadap potensi El Nino. Ia menggarisbawahi bahwa karhutla tidak hanya merusak ekosistem, tetapi kabut asap yang dihasilkan berdampak fatal bagi kesehatan masyarakat serta roda perekonomian.

"Upaya mencegah jauh lebih baik dan efisien daripada memadamkan setelah api membesar," pesan Rudy.

Pemkot Samarinda Siap Bergerak Cepat Saat Muncul Hotspot

Bagi Pemkot Samarinda, arahan tersebut menjadi pemacu untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional di tingkat hilir. Saefuddin memastikan jajarannya akan bergerak cepat dan terukur jika mendeteksi adanya titik api.

Langkah mitigasi ini merupakan bagian dari komitmen besar untuk melindungi kelestarian lingkungan, menjaga kualitas udara tetap sehat, serta menjamin keselamatan seluruh warga Kota Samarinda. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor jika menemukan indikasi kebakaran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index