Proyek Rp250 Miliar di Penajam Paser Utara Siap Dibangun November 2026, 5.000 Siswa Berebut Kursi Sekolah Internasional

Proyek Rp250 Miliar di Penajam Paser Utara Siap Dibangun November 2026, 5.000 Siswa Berebut Kursi Sekolah Internasional
Proyek Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) senilai Rp250 miliar di Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara, dijadwalkan memulai konstruksi pada November 2026.

PENAJAM — Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi masuk dalam daftar prioritas pembangunan pendidikan nasional. Proyek Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional senilai Rp250 miliar di Kecamatan Babulu dipastikan memasuki tahap konstruksi pada November 2026, setelah Berita Acara Serah Terima (BAST) dengan pemerintah pusat rampung ditandatangani.

Kehadiran sekolah ini bukan sekadar gedung baru. Berlokasi di gerbang penyangga IKN, SNT dirancang menjadi pusat pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) global yang berasal dari tanah Benuo Taka.

5.000 Siswa Berebut Kursi, Seleksi Ketat Menanti

Meski dibangun di PPU, kursi di sekolah ini tidak otomatis menjadi milik anak daerah. Standar internasional yang diusung memaksa setiap calon siswa melewati serangkaian tes seleksi.

Pemkab PPU memperkirakan animo masyarakat sangat besar. "Memang siswanya dari Penajam, tetapi tetap harus melalui tes karena standarnya internasional," kata Bupati PPU, Mudyat Noor, Kamis (13/8/2026).

Prediksi sementara menyebutkan, lebih dari 5.000 calon siswa akan bersaing untuk mengisi kuota yang sangat terbatas. Angka ini mencerminkan tingginya harapan orang tua terhadap kualitas pendidikan setara global di tengah pesatnya pembangunan IKN.

Hanya Dua Daerah di Kaltim yang Dipercaya Pusat

Program strategis pemerintah pusat ini tergolong eksklusif. Dari sepuluh kabupaten/kota di Kalimantan Timur, hanya PPU dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang diundang untuk memfasilitasi pembangunan SNT.

Kepercayaan ini menempatkan PPU pada posisi krusial. Seiring melesatnya pembangunan IKN, kebutuhan tenaga kerja lokal dengan kompetensi, karakter, dan keterampilan berstandar internasional menjadi semakin mendesak.

Target Fisik dan Dampak bagi Warga Sekitar

Bupati Mudyat Noor berharap seluruh rangkaian proses pembangunan dapat berjalan mulus tanpa hambatan berarti. "Sesuai informasi dari Kementerian, pelaksanaan fisik direncanakan mulai November. Kita harapkan seluruh prosesnya berjalan lancar," tambahnya.

Setelah beroperasi, sekolah ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi muda PPU yang siap bersaing di pasar kerja internasional. Kehadiran SNT juga diproyeksikan menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari sektor konstruksi hingga jasa pendidikan di Kecamatan Babulu.

Pemkab PPU kini fokus pada persiapan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mekanisme seleksi serta jadwal pendaftaran yang akan diumumkan kemudian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index